You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Personel Gabungan Bersihkan Ceceran Oli di Kalisari
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Personel Gabungan Bersihkan Ceceran Oli di Kalisari

Personel gabungan membersihkan ceceran oli di Jalan Baret Biru RT 02/07 Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (26/9) siang. Diduga oli tersebut tercecer dari sebuah truk yang melintas.

"Memberikan rasa aman dan nyaman pengendara yang melintas," 

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan, setelah adanya laporan warga yang masuk maka pihaknya langsung mengerahkan personelnya untuk melakukan penanganan. 

Kebakaran di Duren Sawit Berhasil Dipadamkan Petugas

Ceceran oli sepanjang kurang lebih 150 meter ini, kata Wahid, disemprot menggunakan mobil pemadam berkapasitas 2.500 liter.  

"Karena takut membahayakan pengendara sepeda motor yang melintas, maka ceceran oli ini langsung kita bersihkan," kata Wahid.

Menurutnya, untuk penyemprotan ceceran oli ini pihaknya menerjunkan tiga personel. Mereka dibantu petugas PPSU Kelurahan Kalisari.

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Kalisari, Evy Widyasanti menambahkan, untuk membantu membersihkan ceceran oli ini pihaknya mengerahkan tujuh personel PPSU.

"Kita bantu petugas Gulkarmat, untuk memberikan rasa aman dan nyaman pengendara yang melintas," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12938 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1556 personFakhrizal Fakhri
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1495 personFakhrizal Fakhri
  4. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1406 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1149 personBudhi Firmansyah Surapati